Jurusan Tata Kelola Seni Bersama Jogja Disability Arts berkolaborasi membuat workshop dan juga pemaparan mengenai “Strategi pendampingan Disabilitas Di Ruang Publik Seni” dalam Kelola Art Talk #36. Sukri budi dharma selaku ketua Jogja Disability Arts memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai upaya untuk membangun masyarakat inklusif di Indonesia dan menekankan pentingnya penyediaan aksesibilitas di ruang publik, termasuk juru bahasa isyarat, cetak Braille, dan telepon khusus. Dan diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam menciptakan ruang yang aman, nyaman, dan sepenuhnya inklusif bagi semua penyandang disabilitas. Beliau juga memperagakan bagaimana berkomuniksi dengan disabilitas netra dan tata cara menggunakan kursi roda yang baik dan benar agar tidak salah dan nyaman untuk disabilitas. Jurusan Tata Kelola Seni juga memberikan ruang sekaligus berupaya agar dapat terus diaplikasikan kedalam dunia seni, contohnya dalam menciptakan ruang pamer yang ramah dan juga diharapkan galerysitter juga mendapatkan pembekalan mengenai bagaimana cara berkomunikasi dan membantu para penyandang disabilitas diruang pamer.

